Motto "Lestarikan Budaya Luhur Islam"

30 Desember 2011

SEJARAH ZIONISME

 
Seperti telah ditunjukkan di awal, semua tanah Palestina, khususnya Yerusalem, adalah suci untuk orang-orang Yahudi, Nasrani, dan Muslim. Alasannya adalah karena sebagian besar nabi-nabi Allah yang diutus untuk memperingatkan manusia menghabiskan sebagian atau seluruh kehidupannya di tanah ini.

Menurut studi sejarah yang didasarkan atas penggalian arkeologi dan lembaran-lembaran kitab suci, Nabi Ibrahim, putranya, dan sejumlah kecil manusia yang mengikutinya pertama kali pindah ke Palestina, yang dikenal kemudian sebagai Kanaan, pada abad kesembilan belas sebelum Masehi. Tafsir Al-Qur'an menunjukkan bahwa Ibrahim (Abraham) AS, diperkirakan tinggal di daerah Palestina yang dikenal saat ini sebagai Al-Khalil (Hebron), tinggal di sana bersama Nabi Luth (Lot). Al-Qur'an menyebutkan perpindahan ini sebagai berikut:

Kami berfirman: "Hai api menjadi dinginlah, dan menjadi keselamatanlah bagi Ibrahim", mereka hendak berbuat makar terhadap Ibrahim, maka Kami menjadikan mereka itu orang-orang yang paling merugi. Dan Kami seIamatkan Ibrahim dan Luth ke sebuah negeri yang Kami telah memberkahinya untuk sekalian manusia. (Qur'an, 21:69-71)

Daerah ini, yang digambarkan sebagai “tanah yang telah Kami berkati,” diterangkan dalam berbagai keterangan Al-Qur'an yang mengacu kepada tanah Palestina.

Sebelum Ibrahim AS, bangsa Kanaan (Palestina) tadinya adalah penyembah berhala. Ibrahim meyakinkan mereka untuk meninggalkan kekafirannya dan mengakui satu Tuhan. Menurut sumber-sumber sejarah, beliau mendirikan rumah untuk istrinya Hajar dan putranya Isma’il (Ishmael) di Mekah dan sekitarnya, sementara istrinya yang lain Sarah, dan putra keduanya Ishaq (Isaac) tetap di Kanaan. Seperti itu pulalah, Al-Qur'an menyebutkan bahwa Nabi Ibrahim mendirikan rumah untuk beberapa putranya di sekitar Baitul Haram, yang menurut penjelasan Al-Qur'an bertempat di lembah Mekah.

Ya Tuhan kami, sesungguhnya aku telah menempatkan sebahagian keturunanku di lembah yang tidak mempunyai tanam-tanaman di dekat rumah Engkau (Baitullah) yang dihormati, ya Tuhan kami (yang demikian itu) agar mereka mendirikan shalat, maka jadikanlah hati sebagian manusia cenderung kepada mereka dan beri rezkilah mereka dari buah-buahan, mudah-mudahan mereka bersyukur. (Qur'an, 14:37)

Akan tetapi, putra Ishaq Ya’kub (Jacob) pindah ke Mesir selama putranya Yusuf (Joseph) diberi tugas kenegaraan. (Putra-putra Ya’kub juga dikenang sebagai “Bani Israil.”) Setelah dibebaskannya Yusuf dari penjara dan penunjukan dirinya sebagai kepala bendahara Mesir, Bani Israel hidup dengan damai dan aman di Mesir.

Suatu kali, keadaan mereka berubah setelah berlalunya waktu, dan Firaun memperlakukan mereka dengan kekejaman yang dahsyat. Allah menjadikan Musa (Moses) nabi-Nya selama masa itu, dan memerintahkannya untuk membawa mereka keluar dari Mesir. Ia pergi ke Firaun, memintanya untuk meninggalkan keyakinan kafirnya dan menyerahkan diri kepada Allah, dan membebaskan Bani Israil yang disebut juga orang-orang Israel. Namun Firaun seorang tiran yang kejam dan bengis. Ia memperbudak Bani Israil, mempekerjakan mereka hingga hampir mati, dan kemudian memerintahkan dibunuhnya anak-anak lelaki. Meneruskan kekejamannya, ia memberi tanggapan penuh kebencian kepada Musa. Untuk mencegah pengikut-pengikutnya, yang sebenarnya adalah tukang-tukang sihirnya dari mempercayai Musa, ia mengancam memenggal tangan dan kakinya secara bersilangan.


Menyusul wafatnya Nabi Yusuf (Joseph), Bani Israel mengalami kekejaman tak terperikan di tangan Firaun.

Meskipun Firaun menolak permintaannya, Musa AS dan kaumnya meninggalkan Mesir, dengan pertolongan mukjizat Allah, sekitar tahun 1250 SM. Mereka tinggal di Semenanjung Sinai dan timur Kanaan. Dalam Al-Qur'an, Musa memerintahkan Bani Israil untuk memasuki Kanaan:

Hai kaumku, masuklah ke tanah suci (Palestina) yang telah ditentukan Allah bagimu, dan janganlah kamu lari kebelakang (karena takut kepada musuh), maka kamu menjadi orang-orang yang merugi. (Qur'an, 5:21)

Setelah Musa AS, bangsa Israel tetap berdiam di Kanaan (Palestina). Menurut ahli sejarah, Daud (David) menjadi raja Israel dan membangun sebuah kerajaan berpengaruh. Selama pemerintahan putranya Sulaiman (Solomon), batas-batas Israel diperluas dari Sungai Nil di selatan hingga sungai Eufrat di negara Siria sekarang di utara. Ini adalah sebuah masa gemilang bagi kerajaan Israel dalam banyak bidang, terutama arsitektur. Di Yerusalem, Sulaiman membangun sebuah istana dan biara yang luar biasa. Setelah wafatnya, Allah mengutus banyak lagi nabi kepada Bani Israil meskipun dalam banyak hal mereka tidak mendengarkan mereka dan mengkhianati Allah.

Ketika orang-orang kafir menanamkan dalam hati mereka kesombongan (yaitu) kesombongan jahiliyah lalu Allah menurunkan ketenangan kepada Rasul-Nya, dan kepada orang-orang mu'min dan Allah mewajibkan kepada mereka kalimat takwa dan adalah mereka berhak dengan kalimat takwa itu dan patut memilikinya. Dan adalah Allah Maha Mengetahui segala sesuatu. (Qur'an, 48:26)

Karena kemerosotan akhlaknya, kerajaan Israel mulai memudar dan ditempati oleh berbagai orang-orang penyembah berhala, dan bangsa Israel, yang juga dikenal sebagai Yahudi pada saat itu, diperbudak kembali. Ketika Palestina dikuasai oleh Kerajaaan Romawi, Nabi ‘Isa (Jesus) AS datang dan sekali lagi mengajak Bani Israel untuk meninggalkan kesombongannya, takhayulnya, dan pengkhianatannya, dan hidup menurut agama Allah. Sangat sedikit orang Yahudi yang meyakininya; sebagian besar Bani Israel mengingkarinya. Dan, seperti disebutkan Al-Qur'an, mereka itu yang: ": telah dila'nati orang-orang kafir dari Bani Israil dengan lisan Daud dan 'Isa putera Maryam. Yang demikian itu, disebabkan mereka durhaka dan selalu melampaui batas. (Al-Qur'an, 5:78) Setelah berlalunya waktu, Allah mempertemukan orang-orang Yahudi dengan bangsa Romawi, yang mengusir mereka semua keluar dari Palestina.

Tujuan penjelasan yang panjang lebar ini adalah untuk menunjukkan bahwa pendapat dasar Zionis bahwa “Palestina adalah tanah Allah yang dijanjikan untuk orang-orang Yahudi” tidaklah benar. Pokok permasalahan ini akan dibahas secara lebih rinci dalam bab tentang Zionisme.

Zionisme menerjemahkan pandangan tentang “orang-orang terpilih” dan “tanah terjanji” dari sudut pandang kebangsaannya. Menurut pernyataan ini, setiap orang yang berasal dari Yahudi itu “terpilih” dan memiliki “tanah terjanji.” Padahal, ras tidak ada nilainya dalam pandangan Allah, karena yang penting adalah ketakwaan dan keimanan seseorang. Dalam pandangan Allah, orang-orang terpilih adalah orang-orang yang tetap mengikuti agama Ibrahim, tanpa memandang rasnya.

Al-Qur'an juga menekankan kenyataan ini. Allah menyatakan bahwa warisan Ibrahim bukanlah orang-orang Yahudi yang bangga sebagai “anak-anak Ibrahim,” melainkan orang-orang Islam yang hidup menurut agama ini:

Sesungguhnya orang yang paling dekat kepada Ibrahim ialah orang-orang yang mengikutinya dan Nabi ini (Muhammad), beserta orang-orang yang beriman (kepada Muhammad), dan Allah adalah Pelindung semua orang-orang yang beriman. (Qur'an, 3:68)


sumber : harunyahya

26 Desember 2011

DOWNLOAD LENGKAP HADITS SHOHIH BUKHARI DAN MUSLIM

Bagi kaum muslimin dan muslimat yang ingin mendapatkan kitab hadits shohih lengkap tanpa harus membeli kitab yang berjilid-jilid tinggal klik dibawah lalu download. Alhamdulillah, kami telah mengkompilasi hadits-hadits bukhari dan muslim lengkap dengan text arab dan terjemahannya.




Semoga bermanfaat dan menjadikan barokah, amien




LAMPIRAN :
download juga kitab hadits yang lainnya karya imam malik, imam tirmidzy, imam nasa'i, imam abu dawud, imam ad-darimi, imam ahmad, imam ibnu majjah di tautan berikut :


  1. Al-Muwatha_'.chm
(karya Imam Malik / terjemah arab - indo)

  2. sunan an nasa'i.chm   

(karya Imam Nasa'i / belum diterjemah ke indo)

  3. sunan ibnu majah.chm  

(Karya Imam Ibnu Majjah / belum diterjemah ke indo)

  4. musnad ahmad bin hanbal.chm   

(Karya Imam ahmad / belum terjemah ke indo)

  5. shahih sunan abu daud full.chm  

(Karya Imam Abu Dawud / Terjemahan arab-indo)

  6. Shahih_Sunan_Tirmidzi.chm  

(Karya Imam Tirmidzi / Terjemahan arab -indo)

  7. Sunan_Ad-Darimi.chm  

(Karya Imam Ad-Darimi / terjemahan arab-indo)

20 Desember 2011

Wasiat Rasulullah SAW Untuk Anak


Seorang pendidik dan pengajar, baik ia seorang guru ,ustadz, bapak atau ibu, wajib mengajarkan kepada anak-anaknya wasiat-wasiat kenabian yang sangat penting ini dan menuliskannya di papan tulis, supaya mereka mencatatnya di dalam buku-buku mereka dan menghafalkannya, kemudian harus menjelaskannya kepada mereka. Sesungguhnya terdapat sebuah hadits shahih, yang nashnya adalah sebagai berikut:


Dari Ibnu Abbas Radhiyallahu 'Anhu beliau mengatakan:

“Suatu hari saya pernah di belakang Nabi Shallahu 'Alaihi wa Sallam , kemudian beliau bersabda kepadaku: Hai anak, sesungguhnya aku (akan) mengajarkan kepadamu beberapa kalimat:

Pertama: Jagalah (hak) Allah, niscaya Dia akan menjagamu.

Yakni, laksanakan perintah-perintah Allah dan jauhi larangan-larangan-Nya, niscaya Dia akan menjagamu, baik duniamu maupun akhiratmu.

Kedua: Jagalah Allah, niscaya engkau dapati Dia ada dihadapanmu

Yakni, didepanmu, maka jagalah batas-batas ketentuan-Nya dan peliharalah hak-hak-Nya, niscaya kamu dapati Allah akan memberikan taufik kepadamu dan menolongmu

Ketiga: Apabila engkau memohon, maka moholah kepada Allah. Dan apabila engkau meminta pertolongan, maka mintalah pertolongan kepada Allah. Yakni, apabila kamu mencari pertolongan untuk mengatasi persoalan duniawi maupun ukrawi, maka mintalah pertolongan kepada Allah. Terutama persoalan-persoalan yang tidak ada siapapun yang mampu untuk mengatasinya kecuali Allah saja.Seperti penyembuhan suatu penyakit atau meminta rizki, maka hal itu merupakan hak prerogatif Allah.

Keempat: Dan ketahuilah, bahwa umat, seandainya mereka berkumpul (bersepakat) untuk memberimu manfaat dengan sesuatu, niscaya mereka tidak akan (bisa) memberimu suatu manfaatpun melainkan (sebatas) telah ditakdirkan oleh Allah bagimu, dan apabila mereka berkumpul (bersepakat) untuk menimpakan bahaya kepadamu dengan sesuatu, niscaya mereka tidak akan (bisa) menimpakan suatu bahaya apapun kepadamu melainkan dengan sesuatu yang telah ditakdirkan Allah atasmu. Pena-pena telah diangkat dan lembar-lembar (tulisan takdir) telah kering.”

(Riwayat Imam Tirmidzi, dan beliau mengatakan: hadits hasan shahih)


Pelajaran dari hadits diatas adalah kesimpulannya seorang mukmin wajib beriman kepada takdir yang telah ditulis semuanya oleh Allah Subhanahu wa Ta'ala, yang baik dan yang buruk


BEBERAPA FAIDAH HADITS


Pertama, kecintaan Rasulullah Shallahu 'Alaihi wa Sallam terhadap anak-anak, Kesudian beliau untuk menaikkan Ibnu Abbas di bagian belakang (kendaraan) beliau, dan Panggilan beliau terhadapnya dengan panggilan: Hai ghulam (wahai, anak)


Kedua, memerintahkan anak-anak untuk taat kepada Allah dan menjauhi maksiat-maksiat kepada Allah supaya hidupnya berbahagia di dunia maupun di akhirat


Ketiga, Allah akan menyelamatkan seorang mukmin ketika tertimpa kesulitan apabila ia memenuhi hak-hak Allah dan hak-hak manusia di saat longgar, sehat dan kaya.


Keempat, menanamkan aqidah tauhid pada jiwa anak-anak, berupa memohon dan minta pertolongan hanya kepada Allah.


Kelima, memantapkan aqidah iman kepada takdir, yang baik dan yang buruk.

Dan iman kepada takdir ini adalah salah satu rukun iman.


Keenam, mendidik anak-anak pada sikap tafa'ul (penuh harapan baik/optimis), supaya ia dapat menghadapi kehidupan dengan berani dan penuh cita-cita,

Serta supaya ia menjadi seorang individu yang bermanfaat ditengah umatnya.

[Dikutip dari: Petunjuk Praktis Bagi Para Pendidik Muslim, Syaikh Muhammad bin Jamil Zainu. Penerbit: Pustaka Istiqomah, cet. I, Mei 1997 M/ Muharram 1418 H, hal.47-50]

Mutiara keluarga : BERSABAR ATAS KEBURUKAN PERANGAI ISTERI/SUAMI

Nabi Muhammad SAW bersabda : Barang siapa bersabar atas keburukan
perangai isterinya maka Allah memberi pahala kepadanya seperti pahala
yang pernah diberikan Allah kepada Ayyub As atas cobaanyang
diterimanya. Dan, barang siapa bersabar atas keburukan perangai
suaminya, maka Allah memberi pahala kepadanya seperti pahala yang
pernah diberikan kepada Asiyah isteri Fir'aun.

----------==========------------

seri MUTIARA KELUARGA ini kami nukqil dari kitab UQUDULUJAIN FII
BAYAANI HUQUQUUZ ZAUJAIN karya Syeikh Muhammad bin Umar An Nawawi. ~
www.ashabul-muslim.com

19 Desember 2011

Waspada ! Serigala berbulu domba (Imam dan Pemimpin yang menyesatkan)

عَنْ شَدَّادِ بْنِ أَوْسٍ قَالَ: قَالَ نَبِيُّ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ: (إِنِّي لَا أَخَافُ عَلَى أُمَّتِي إِلَّا الْأَئِمَّةَ الْمُضِلِّينَ وَإِذَا وُضِعَ السَّيْفُ فِي أُمَّتِي لَمْ يُرْفَعْ عنهم إلى يوم القيامة)

 Syaddad bin Aus radhiyallahu ‘anhu berkata, “Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda, “Sesungguhnya aku tidak takut atas umatku kecuali para pemimpin yang menyesatkan, dan jika diletakkan pedang pada umatku, maka tidak akan diangkat dari mereka sampai hari kiamat”. (HR. Ibnu Hibban dan dishahihkan di dalam kitab Silsisilah Al Ahadits Ash Shahihah, no. 1582)
Makna pemimpin:

1.  Para pemimpin negara yang sesat dan para ulama yang menyesatkan.

والمراد بقوله: “الأئمة المضلين”: الذين يقودون الناس باسم الشرع، والذين يأخذون الناس بالقهر والسلطان; فيشمل الحكام الفاسدين، والعلماء المضلين، الذين يدعون أن ما هم عليه شرع الله، وهم أشد الناس عداوة له.

Yang dimaksud “الأئمة المضلين” adalah orang-orang yang menuntun manusia dengan membawa nama syariat, dan orang-orang yang membawa manusia dengan kekuasaan, dan termasuk mereka ini adalah para pemimpin negara yang rusak dan para ulama yang menyesatkan, orang-orang yang mengklaim bahwa apa yang mereka lakukan adalah syariat Allah padahal mereka adalah orang yang paling keras permusuhannya terhadapnya (syariat Allah) (Lihat kitab Al Qaul Al Mufid ‘Ala Kitab At Tauhid, karya Syaikh Ibnu Utsaimin).

2.  Para pemimpin kekuasaan, para ulama, para ahli ibadah yang menyesatkan.

“الأئمة”,  aimmah adalah jamak (bentuk plural) dari imam. Imam berarti panutan yang diikuti baik dalam kebaikan atau keburukan. Jika panutan dari orang-orang yang sesat maka umat akan tersesat, dan terjadi di tengah-tengah mereka akan muncul keburukan, dan mereka yang dimaksudkan adalah para pemimpin negara yang sesat, para ulama yang sesat, para ahli ibadah yang sesat, dan para ahli dakwah yang sesat. Setiap dari mereka adalah para pemimpin yang sesat, jika umat dituntun oleh mereka maka mereka akan menuntun kepada kebinasaan. Adapun jika yang menuntun umat adalah para penyeru kebenaran maka mereka akan menuntun umat kepada kebaikan dan keselamatan (Lihat kitab I’anat Al Mustafid bi Syarh Kitab At Tauhid, karya Syaikh Shalih Al Fauzan).

wallahu 'alam

Mutiara keluarga : SEBAIK-BAIKNYA ORANG ADALAH . . . . (seri mutiara kitab Uqudulujen)

"Rasululah Saw bersabda : Sebaik-baik orang diantara kamu adalah
mereka yang paling bagus terhadap isteri-isterinya. Dan aku adalah
orang yang terbaik diantaramu terhadap keluarga (isteri-isteri)ku"

----- Diriwayatkan oleh Ibnu Hibban -----


seri MUTIARA KELUARGA kami nukil dari kitab UQUDULUJAIN FII BAYAANI
HUQUUQUZ ZAUJAIN karya Syeikh Muhammad bin Umar An Nawawi. Semoga
bermanfaat.

Keluarga islam : BERPERANGAI BAGUS DAN BERKASIH SAYANG (seri mutiara kitab uqudulujen)

"Rasulullah bersabda : sesungguhnya diantara kesempurnaan keimanan
orang mukmin adalah mereka yang ber perangai bagus dan lebih bersikap
kasih sayang (berlaku lemah lembut) terhadap isterinya"

--- riwayat imam Turmudzi dan imam Hakim dari Aisyah ----

seri MUTIARA KELUARGA, kami nuqil dari kitab UQUDULUJAIN FII BAYAANI
HUQUUQUZ ZAUJAIN karya syeikh Muhammad bin Umar An Nawawi

14 Desember 2011

Doa Keluar dari Rumah

Dari Anas bin Malik radhiyallahu ‘anhu, dia berkata: Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:

مَنْ قَالَ يَعْنٍي إِذَا خَرَجَ مِنْ بَيْتِهِ، بِسْمِ اللهِ تَوَكَّلْتُ عَلَى اللهِ لاَ حَوْلَ وَلاَ قُوَّةَ إِلاَّ بِاللهِ، يُقَالُ لَهُ: كُفِيْتَ وَوُقِيْتَ وَتَنَحَّى عَنْهُ الشَّيْطَانُ


Artinya :
“Barangsiapa yang berkata (berdo'a)–yakni ketika keluar dari rumahnya:

بِسْمِ اللهِ تَوَكَّلْتُ عَلَى اللهِ لاَ حَوْلَ وَلاَ قُوَّةَ إِلاَّ بِاللهِ

‘(Dengan nama Allah aku bertawakkal kepada Allah, tiada daya dan upaya kecuali dengan pertolongan Allah).’Maka akan dikatakan kepadanya: ‘Engkau telah dicukupi dan dilindungi.’ Dan setan akan menjauh darinya.”     


(HR. At-Tirmidzi, Kitab Ad-Da’awat ‘an Rasulillah n, Bab Ma Ja`a Ma Yaqulu Idza Kharaja min Baitihi, no. 3348. At-Tirmidzi mengatakan: “Hadits hasan shahih gharib, tidak kami ketahui kecuali dari jalur ini.”)

10 Desember 2011

PENGAJIAN AKBAR NURUL MUSTOFA, 10 DESEMBER 2011 (NUMUS)

Assalamu'alaikum warah matullahiwabarakatuh . . .

Bismillahirrokhmanirrokhim.

Penggumuman kami tujukan kepada segenap umat muslim di indonesia,
khususnya yang berdomisili di kecamatan tebet, jakarta dan sekitarnya,
serta kepada jamaah aktif majelis taklim nurul mustofa bahwa pengajian
numus kali ini dilaksanakan pada :
jam/tgl : 20.00 wib/10 Desember 2011
tempat : kediaman AL HABIB IDRUS BI ABDUL QODIR ALAYDRUS.
Alamat : jl Tebet timur dalam raya jakarta selatan. Depan lapangan PSPT

yang dihadiri oleh AL HABIB RIZIEQ BIN HUSEIN BIN SAHAB dan KAPOLRES
JAKARTA SELATAN.

Bagi yang ingin menghadiri silahkan langsung menuju ke majelis numus
tersebut, dan bagi yang belum sempat hadir atau belum ada waktu
silahkan isi malam minggu anda dengan kegiatan yang bermanfaat.

Demikian penggumuman dari kami, untuk kajian selanjutnya insyaallah
akan kami posting kembali di www.ashabul-muslim.com ini. Semoga
bermanfaat.

Wassalamu'alaikum warahmatullah . . .

Blog Archive

Download Ebook Islam Terlengkap

Statistik

.